Bola368 adalah situs penyedia layanan dalam pembukaan account betting bagi anda yang ingin bermain dengan situs judi terpercaya luar negeri. Bola368 menyediakan pembukaan account betting taruhan olahraga, permainan casino online, bola tangkas online, poker online dan juga togel online. Terima kasih dan Selamat bermain!
Permainan taruhan olahraga paling banyak di mainkan bettor international.
Poker at
Permainan jenis tebak angka bola paling populer di dunia online.
Games at
Permainan live casino fairplay favorit hingga saat ini. Sangat menghibur Anda.
Games at
Permainan kartu online poker paling banyak di sukai oleh semua kalangan
Bingo at
Permainan tebak angka togel online atau lotto. Bisa di mainkan seluruh kalangan.

Agen Bola Agen Sbobet Sabung Ayam bola368.co

10th December 2016 | Cat: berita | 127 Views | No Comments

Hamann: Liverpool Masih Kurang Keji

Pemain Liverpool rayakan gol Origi. © AFP
Bandar Judi online – Bola.net – Mantan gelandang Liverpool, Dietmar Hamann, mempertanyakan kemampuan klub untuk menjadi juara Premier League, dengan mengatakan bahwa mereka tidak punya kualitas yang baik di lini tengah.
The Reds mencatat start menjanjikan di awal musim 16/17, dengan hanya terpisah empat angka dari puncak klasemen setelah 14 pertandingan.

Tim asuhan Jurgen Klopp menjadi tim yang paling banyak mencetak gol di liga dan baru menelan dua kekalahan. Namun demikian, Hamann percaya bahwa klub masih kurang ‘keji’ untuk bisa menjadi juara liga di musim kompetisi kali ini.

“Klub tidak terlalu bagus dalam mengatur permainan dan fakta bahwa tidak ada gelandang bertahan di dalam sistem amat salah. Hal itu membuat kans mereka untuk juara dipertanyakan. Liverpool membutuhkan seseorang yang bisa memberikan keseimbangan,” tutur Hamann di Paddy Power.

“Xhaka mampu memberikan itu di Arsenal, Kante dan Matic di Chelsea. Manchester City ada di level yang sama dengan Liverpool, mereka tidak punya sesuatu yang menggigit di tengah.”

“Emre Can adalah pemain bertipe menyerang dan Jordan Henderson suka banyak bergerak, namun mereka tidak punya pengetahuan taktik yang cukup untuk bersaing di level teratas. Ada waktunya anda juga harus bermain dengan keji.” (pp/rer)